Selamat datang di blog numismatik dan jual-beli uang lama Indonesia



Paket 15 Rupiah
Paket 15 Rupiah A

Paket 15 Rupiah A

Rp0,-

per paket

stok: HABIS

Paket 15 Rupiah D

Paket 15 Rupiah D

Rp25.000,-

per paket

stok: ready stock

Paket 15 Rupiah B

Paket 15 Rupiah B

Rp50.000,-

per paket

stok: ready stock

Paket 15 Rupiah B

Paket 15 Rupiah E

Rp0,-

per paket

stok: HABIS

Paket 15 Rupiah C

Paket 15 Rupiah C

Rp30.000,-

per paket

stok: ready stock

Paket 15 Rupiah C

Paket 15 Rupiah F

Rp0,-

per paket

stok: HABIS




Artikel Numismatik
Junalies
Desainer atau perancang uang (disebut dengan istilah delinavit), rasanya sangat layak dimasukkan dalam kelompok seniman.

Uang Lama Pelengkap Mahar
Rp100 tahun 1992

Rp100 tahun 1992

Rp3.000,-

per lembar

stok: ready stock

Rp500 tahun 1992

Rp500 tahun 1992

Rp5.000,-

per lembar

stok: ready stock

Rp1.000 tahun 1992

Rp1.000 tahun 1992

Rp8.000,-

per lembar

stok: ready stock



Selasa, 21 April 2015

Paket Uang Mahar Rp15 Kertas dan Koin Murah Meriah



PAKET uang mahar Rp15 kami siapkan menyongsong tahun baru 2015. Meski masih berjarak tiga bulan ke depan, namun menurut pengalaman tahun-tahun lalu calon pengantin yang akan menikah di awal-awal tahun akan mencari uang lama sesuai tahun pernikahan di bulan-bulan Oktober, November dan Desember.

Sama seperti tahun-tahun lalu (Paket Rp12, Paket Rp13 dan Paket Rp14) yang langsung dikeluarkan paket kertas dan koinnya, kali ini Paket 15 Rupiah juga kami rilis versi kertas dan koinnya.

Khusus untuk paket koin, tersedia pilihan harga hemat dengan kondisi yang tidak baru namun masih bagus. Ini untuk menyiasati tingginya harga uang lama yang masih dalam kondisi baru. Jika kami memakai uang lama kondisi baru, dijamin harganya tak akan seperti yang tertera di web ini.

Ada tiga varian paket yang kami buat. Nominal yang digunakan adalah Rp10, Rp5 dan Rp2,5. Lebih detilnya, Rp10 kami gunakan tahun 1958 dan Rp10 tahun 1979 (koin), lalu untuk Rp5 ada tahun 1979 (koin). Perbedaan tahun ini membedakan harga paketnya. Lalu untuk Rp2,5 kami memakai keluaran tahun 1961.

Harganya bagaimana? Mengingat peningkatan harga di pasar koleksi uang lama, maka paket-paket Rp15 ini kami sesuaikan dengan standar harga terbaru. Agar tetap terjangkau, kami sengaja membuat paket yang hanya terdiri dari campuran uang lama kondisi baru dengan kondisi tidak terlalu bagus, dan ada yang kondisinya tidak baru semua.

Mudah-mudahan sesuai keinginan.

Oya, untuk prosedur pemesanan silakan klik di sini.

Berikut detil masing-masing Paket Rp15:


Paket 15 Rupiah A

Paket 15 Rupiah B

Paket 15 Rupiah C

Paket 15 Rupiah D

Paket 15 Rupiah E

Paket 15 Rupiah F

Paket 15 Rupiah A

terdiri atas:
- 1 lembar Rp10 tahun 1963 (kondisi biasa)
- 2 lembar Rp2,5 tahun 1961

Rp0,-

Rp0,-

Hemat Rp0!

stok: HABIS


Paket 15 Rupiah B

terdiri atas:
- 3 keping Rp5 tahun 1996

Rp60.000,-

Rp50.000,-

Hemat Rp10.000!

stok: ready stock


Paket 15 Rupiah C

terdiri atas:
- 1 keping Rp10 tahun 1971
- 1 keping Rp5 tahun 1996

Rp35.000,-

Rp30.000,-

Hemat Rp5.000!

stok: ready stock


Paket 15 Rupiah D

terdiri atas:
- 3 keping Rp5 tahun 1996 (kondisi biasa/tidak mulus)

Rp37.500,-

Rp25.000,-

Hemat Rp12.500!

stok: ready stock


Paket 15 Rupiah E

terdiri atas:
- 3 keping Rp5 tahun 1974 (kondisi biasa/tidak mulus 100%)

Rp0,-

Rp0,-

Hemat Rp0,-

stok: HABIS


Paket 15 Rupiah F

terdiri atas:
- 1 keping Rp10 tahun 1979
- 1 keping Rp5 tahun 1979

Rp0,-

Rp0,-

Hemat Rp0!

stok: HABIS



Selamat berbelanja!
Baca selengkapnya...

Kamis, 02 April 2015

Privacy Policy for Jual-beli Uang Lama Indonesia


If you require any more information or have any questions about our privacy policy, please feel free to contact us by email at Privacy Policy.

At www.uanglama.com we consider the privacy of our visitors to be extremely important. This privacy policy document describes in detail the types of personal information is collected and recorded by www.uanglama.com and how we use it.

Log Files

Like many other Web sites, www.uanglama.com makes use of log files. These files merely logs visitors to the site - usually a standard procedure for hosting companies and a part of hosting services's analytics. The information inside the log files includes internet protocol (IP) addresses, browser type, Internet Service Provider (ISP), date/time stamp, referring/exit pages, and possibly the number of clicks. This information is used to analyze trends, administer the site, track user's movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.

Cookies and Web Beacons

www.uanglama.com uses cookies to store information about visitors' preferences, to record user-specific information on which pages the site visitor accesses or visits, and to personalize or customize our web page content based upon visitors' browser type or other information that the visitor sends via their browser.

DoubleClick DART Cookie

→ Google, as a third party vendor, uses cookies to serve ads on www.uanglama.com.
→ Google's use of the DART cookie enables it to serve ads to our site's visitors based upon their visit to www.uanglama.com and other sites on the Internet.
→ Users may opt out of the use of the DART cookie by visiting the Google ad and content network privacy policy at the following URL - http://www.google.com/privacy_ads.html

Our Advertising Partners

Some of our advertising partners may use cookies and web beacons on our site. Our advertising partners include...
  • Google

While each of these advertising partners has their own Privacy Policy for their site, an updated and hyperlinked resource is maintained here: Privacy Policies.

You may consult this listing to find the privacy policy for each of the advertising partners of www.uanglama.com.


These third-party ad servers or ad networks use technology in their respective advertisements and links that appear on www.uanglama.com and which are sent directly to your browser. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies (such as cookies, JavaScript, or Web Beacons) may also be used by our site's third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertising campaigns and/or to personalize the advertising content that you see on the site.

www.uanglama.com has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.

Third Party Privacy Policies


You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. www.uanglama.com's privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites. You may find a comprehensive listing of these privacy policies and their links here: Privacy Policy Links.

If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers' respective websites. What Are Cookies?

Children's Information
We believe it is important to provide added protection for children online. We encourage parents and guardians to spend time online with their children to observe, participate in and/or monitor and guide their online activity.
www.uanglama.com does not knowingly collect any personally identifiable information from children under the age of 13. If a parent or guardian believes that www.uanglama.com has in its database the personally-identifiable information of a child under the age of 13, please contact us immediately (using the contact in the first paragraph) and we will use our best efforts to promptly remove such information from our records.

Online Privacy Policy Only

This privacy policy applies only to our online activities and is valid for visitors to our website and regarding information shared and/or collected there.

This policy does not apply to any information collected offline or via channels other than this website.

Consent


By using our website, you hereby consent to our privacy policy and agree to its terms.

Update
This Privacy Policy was last updated on: Thursday, April 2nd, 2015.

Should we update, amend or make any changes to our privacy policy, those changes will be posted here.
Baca selengkapnya...

Sabtu, 14 Februari 2015

Rp1.000 Tahun 1992, Uang Lompat Batu






Gambar depan (obverse):
Pemandangan panorama pegunungan di sekitar Danau Toba di Sumatera Utara menempati dua pertiga bagian depan, terletak pada sisi kiri. Sebuah ornamen hias berwarna kuning emas berlatar belakang putih menjadi pemisah dengan bagian sebelah kanan yang merupakan bidang kosong untuk watermark. Logo Garuda Pancasila, angka tahun penerbitan "1992" dan tanda tangan direksi Bank Indonesia berada di antara kedua bagian tersebut.

Angka "1000" yang merupakan nominal uang diterakan pada sisi kiri-atas dan kanan-bawah, tulisan "BANK INDONESIA" pada bagian atas-tengah, sedangkan tulisan "SERIBU RUPIAH" pada bagian tengah-bawah agak ke kiri, berjajar dengan logo Bank Indonesia di sudut kiri-bawah. Pada bagian luar bawah-kanan, terdapat tulisan "Perum Percetakan Uang RI IMP 1992" yang menginformasikan perusahaan pencetak uang dan tahun emisi uang.

Gambar belakang (reverse):
Seorang pria Nias tengah melakukan upacara lompat batu di sebuah perkampungan tradisional di Pulau Nias, Sumatera Utara. Gambar ini menempati 2/3 bidang, dengan bagian paling kanan berisi ornamen hias dan bagian paling kiri merupakan bidang kosong dengan watermark. Di bagian bawah gambar lompat batu terdapat tulisan kecil-kecil mengenai larangan meniru atau memalsukan uang kertas beserta ancaman pidana bagi pelakunya.

Angka "1000" yang merupakan nominal uang tertera pada sudut kiri-atas dan kanan-bawah, tulisan "BANK INDONESIA" di tengah-atas, dan tulisan "SERIBU RUPIAH" di bagian kanan-bawah. Tepat di atasnya terdapat nomor seri yang juga tertera di sisi kanan-atas uang.

Nomor seri:
Variasi tiga huruf dan enam angka, terletak di bagian kiri-bawah dan kanan-atas pada sisi belakang uang.

Pengaman:
Watermark dan benang pengaman

Tahun terbit:
1992, sesuai yang tertera di uang.
Tahun emisi dapat berbeda-beda, sesuai yang ditunjukkan pada sisi depan bagian kanan-bawah masing-masing uang.

Tandatangan:
Adrianus Mooy (Gubernur Bank Indonesia 1988-1993)
Sujitno Siswowidagdo (Direktur)

Ukuran:
136 x 68 mm.


Catatan: Mohon gunakan gambar di atas sebagai referensi/gambar contoh saja. Uang yang Anda terima bisa jadi memiliki perbedaan nomor seri dari yang tertera pada gambar di atas.
Baca selengkapnya...

Rp500 Tahun 1992, Uang Orangutan






Gambar depan (obverse):
Di sisi kiri uang terdapat gambar seekor orangutan tengah duduk di dahan pohon dalam lebatnya hutan hujan tropis Kalimantan, bidang kosong berisi watermark di tengah, dan ornamen hias berwarna hijau muda di bagian kiri. Tulisan angka "1992" yang merupakan tahun penerbitan uang tertera di bagian ini, berturut-turut atas ke bawah terdapat tulisan "DIREKSI" yang diikuti dengan tanda tangan Gubernur Bank Indonesia saat itu, Adrianus Mooy, dan Direktur Sujitno Siswowidagdo.

Angka "500" yang merupakan nominal uang tertera pada sudut kiri-atas dan kanan-bawah uang, tulisan "BANK INDONESIA" di bagian atas-tengah, tulisan "LIMA RATUS RUPIAH" di bagian bawah-tengah, dilengkapi logo Bank Indonesia di sudut kiri-bawah. Ada juga tulisan kecil berbunyi "Perum Percetakan Uang RI IMP 1992" di sisi luar kanan-bawah uang yang menandakan tahun emisi dan perusahaan pencetak uang.

Gambar belakang (reverse):
Gambar rumah adat Kalimantan di sebelah kanan lengkap dengan pepohohan pada sisi kanan, bidang kosong berisi watermark pada bagian tengah, dan ornamen hias berwarna dominan hijau di sebelah kiri. Terdapat pula tulisan kecil-kecil mengenai larangan meniru atau memalsu uang kertas beserta ancaman hukuman bagi pelakunya di bagian kiri.

Angka "500" tertera di sudut kiri-atas dan kanan-bawah, tulisan "BANK INDONESIA" di sisi kiri-atas berjajar dengan angka 500, sedangkan tulisan "LIMA RATUS RUPIAH" tertera di bagian kiri-bawah. Bagian belakang dilengkapi dengan nomor seri yang tercetak pada bagian kiri-bawah dan kanan-atas.

Nomor seri:
Variasi tiga huruf dan enam angka, terletak di sebelah kiri-bawah dan kanan-atas pada bagian belakang uang.

Pengaman:
Watermark HOS Tjokroaminoto dan benang pengaman

Tahun terbit:
1992, sesuai yang tertera di uang.

Tandatangan:
Adrianus Mooy (Gubernur Bank Indonesia 1988-1993)
Sujitno Siswowidagdo (Direktur)

Ukuran: 136 x 68 mm.


Catatan: Mohon gunakan gambar di atas sebagai referensi/gambar contoh saja. Uang yang Anda terima bisa jadi memiliki perbedaan nomor seri dari yang tertera pada gambar di atas.
Baca selengkapnya...

Jumat, 23 Januari 2015

Tak cuma koleksi, Eko Agus Purnomo jadikan hobi numismatik sebagai bisnis



Eko Agus Purnomo menunjukkan koleksi uang kuno miliknya, yang juga dipajang di toko uang kunonya di Jalan Museum, Sriwedari, Solo. FOTO: JIBI/SOLOPOS/Dwi Prasetya


BAGI sebagian orang, koleksi uang lama hanya sekedar hobi. Tapi tidak untuk Eko Agus Purnomo. Berawal dari kecintaanya pada numismatik, Eko mengawali bisnis jual-beli uang lama. Berawal dari banyak berburu uang lama ke sekitaran Solo, kota tempat tinggalnya, sampai luar kota. Kini, ia punya tiga toko yang tersebar di Sragen, Solo dan Salatiga.

Hobi mengoleksi uang lama sudah Eko geluti sejak SMA. Untuk menemukan uang lama incarannya, ia melangkahkan kaki sampai ke Bandung. Di sana ia menemukan banyak uang lama yang kurang diberdayakan.

"Cuma kios kecil pinggir jalan yang jual, itu pun kurang fokus," kata Eko, seperti dilansir Solopos online.

Dari itulah, ia melihat ada peluang yang belum digarap orang lain. Hatinya pun tergerak untuk memulai bisnis jual-beli uang lama sejak sekitar 1996. Mulai dari lapak kecil-kecilan, tokonya semakin membesar sampai akhirnya bisa membuka dua cabang di Sragen dan Salatiga.

Toko-toko Eko menyediakan uang lama dari 200 negara lebih. Tak cuma yang sudah tidak beredar, ia juga menyediakan uang-uang yang masih berlaku. Selain itu, ada juga uang lama yang dijadikan mahar pernikahan. Keunikan uang lama sebagai mahar terletak pada nominalnya yang kecil, sehingga mampu menyesuaikan tanggal pernikahan. Dengan demikian mahar terkesan elok, unik, serta lebih bersifat pribadi nan penuh kenangan bagi pengantin.

Eko menuturkan, untuk berbisnis uang lama dibutuhkan kesabaran tinggi. Pasalnya, semakin tua usia uang lama tersebut, maka harganya bisa melambung setinggi langit dengan kondisi yang masih bagus. Ia mencontohkan uang lama nominal Rp600 tahun 1948 bergambar Soekarno. Pada era 1990-an harganya hanya kisaran Rp 9 juta, itu pun jarang yang berani beli. Tapi sekarang, dalam katalog harga uang tersebut sudah mencapai Rp 40 juta lebih.

"Punya uang lama dijual sekarang memang sudah untung, tapi kalau bersabar, nanti akan lebih tinggi lagi," imbuhnya.

Untuk itu, ia menglasifikasi uang yang disimpan untuk koleksi dan uang yang siap diperjual-belikan kapan pun. Bedanya pada investasi, uang yang disimpan memiliki prospek peningkatan harga yang tajam, sedangkan uang lama lain kenaikan harganya cenderung sedikit.

Sejauh ini komunitas numismatika atau pengumpul uang lama masih jarang di Indonesia. Asosiasi numismatika baru ada di kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya. Padahal kolektor dan pedagang uang lama sudah cukup banyak menyebar di kota-kota lainnya, seperti Kota Solo dan Yogyakarta. Bahkan di Kota Tegal atau Cirebon juga banyak kolektor uang lama.

Karenanya, Eko mengungkapkan dirinya tengah berusaha membentuk satu komunitas numismatika untuk kolektor di Solo dan sekitarnya. Peluang komunitas ini cukup besar, karena pihaknya sudah memiliki banyak kawan hobi serupa. Kuncinya tinggal bagaimana para kolektor itu berkumpul dan membentuk komunitas, maka akan menjadi solid dan memberi manfaat besar bagi anggota-anggotanya. Di antaranya pengetahuan mengenai perkembangan uang lama, harga jual-beli, tren keuangan dan sebagainya. Selain itu, komunitas juga dapat bekerja sama menggelar pameran-pameran uang lama.

"Selama ini saya ikut pameran di mana-mana, banyak sekali keuntungannya, wawasan bertambah, dan bisa saling tukar koleksi atau perdagangan, tidak ada salahnya ada komunitas ini," kata Eko lagi.
Baca selengkapnya...
Online Support

CS 1

CS 2


M.E.N.U

Cara Order

Pembayaran

Ongkos Kirim

Kontak Kami

Tentang Kami

Privacy Policy