Langsung ke konten utama

Pos

Mengenal Perancang Uang

UANG sebenarnya bisa dikatakan sebagai sebuah karya seni. Lihat saja, uang dicetak dengan desain dan grafis menarik. Desainer atau perancang uang (disebut dengan istilah delinavit), rasanya sangat layak dimasukkan dalam kelompok seniman.

Wajar saja, mengingat uang-uang hasil desain mereka begitu indah. Tak beda dengan sebuah lukisan karya pelukis terkenal. Siapa yang tak mengagumi keindahan gambar uang Rp10.000 tahun 1975 atau biasa disebut sebagai uang barong?

Sebagian besar uang kertas Indonesia yang terbit antara tahun 1952 hingga 1988 mencantumkan nama desainer uang tersebut. Keterangan tersebut dapat dilihat di bagian muka uang, tepatnya di sebelah kiri bawah. Nama desainer tertulis dalam huruf kapital dan diikuti dengan tulisan "DEL.", yang merupakan singkatan dari "Delinavit" alias perancang uang. Dengan demikian kita jadi tahu siapa nama perancang uang yang kita gunakan sehari-hari.

Adapun uang pecahan Rp5 dan Rp10 tahun 1950 (era Republik Indonesia Serikat…
Pos terbaru

Koleksi Antik Investasi Numismatik - Harian Analisa

UANG koin pecahan kecil, misalnya Rp500 dan Rp200, bahkan yang terkecil saat ini Rp100, sering kita anggap tidak bernilai. Kembalian dari belanja, ketiga pecahan keci itu pun berserak di dalam laci, di atas meja rias, atau malah tersapu sebagai sampah. Padahal, sesuatu yang kita anggap tidak berharga, pada saatnya bisa saja menjadi tiada tara nilainya. Pernahkan terpikir oleh kita untuk mengumpulkannya pada satu tempat, lalu disimpan tak ubahnya menyimpan perhiasan?

Kita memang sering mengabaikan hal-hal kecil tersebut, namun tidak pada koin mata uang negara jiran. Pecahan sekecil apapun dari mata uang asing, lebih kita hargai dan disimpan meskipun hanya sekadar untuk benda suvenir. Perbedaan perlakuan ini sah-sah saja.

Koin rupiah maupun koin asing sesungguhnya punya nilai yang sama di mata kolektor. Yang membedakan nilainya, hanya pada tahun pembuatan, kelangkaan (limited edition), kondisi benda, dan bahan bakunya. Bagi kolektor, uang kertas maupun berbentuk koin yang diterbitkan ta…

Daftar Nominasi Banknote of the Year 2015

PEMILIHAN mata uang terbaik tahunan bertajuk Banknote of the Year 2015 yang diadakan oleh International Bank Note Society (IBNS) akan segera digelar. Penyelenggara telah mengumumkan 20 uang kertas baru yang masuk dalam nominasi final. Selanjutnya akan dipilih satu untuk ditetapkan sebagai Banknote of the Year 2015.

Pengajuan nominasi ditutup IBNS sejak 31 Januari 2016 lalu. Setelah melakukan seleksi, dari sekian banyak uang baru yang diterbitkan sepanjang tahun 2015 terpilihlah 20 nominasi yang daftar lengkapnya diumumkan di laman resmi IBNS.

Kini IBNS tengah menggelar penjurian untuk memilih satu uang kertas dengan desain terbaik dan fitur keamanan paling mengesankan untuk ditetapkan sebagai Banknote of Year 2015. Proses penjurian yang dilakukan dengan cara voting oleh seluruh member IBNS direncanakan rampung pada 20 Maret mendatang.

Satu hal yang menarik perhatian, uang kertas Kazakhstan kembali masuk nominasi tahun ini. Ini merupakan kali kelima secara berturut-turut Tenge ada dala…

Promosikan money changer, gadis cantik ini pakai baju dari uang kertas

EMPAT orang gadis cantik tampil mencolok di tengah-tengah keramaian Kota Solo. Bukan karena paras ayu mereka, melainkan pakaian yang mereka kenakan tidak lazim. Ya, empat gadis masing-masing berambut panjang sebahu tersebut memakai baju terusan yang terbuat dari uang kertas.

Dengan atasan lengan panjang, bagian dada pakaian yang dikenakan keempat gadis ini merupakan jejeran berbagai uang kertas mancanegara. Uang-uang kertas tersebut terus bersambung hingga ke lutut membentuk rok. Entah berapa lembar uang kertas yang dihabiskan untuk membuat satu helai pakaian tersebut. Yang jelas, tampak mata uang asing seperti dolar Amerika Serikat bersama dong Vietnam, baht Thailand, yen Jepang, poundsterling Britania Raya, dan beberapa mata uang mancanegara lain.

Tak cuma mata uang asing, pada salah satu pakaian juga terdapat uang pecahan Rp50.000 bergambar I Gusti Ngurah Rai. Ini uang rupiah yang masih berlaku. Menarik dicari tahu apakah uang tersebut asli atau palsu.

Ngomong-ngomong, apa yang dil…

Paket Uang Mahar Rp16 Murah Meriah

MENIKAH tahun 2016 dan butuh uang lama pecahan kecil Rp16? Kami punya stoknya! Mau yang kertas atau koin, silakan sebut saja nominal pecahan yang Anda inginkan. Uanglama.com merupakan pelopor penyedia paket-paket uang mahar sesuai pecahan tahun dengan harga murah dan kualitas barang tidak mengecewakan.

Buktikan sendiri! :)

Berikut detil masing-masing Paket Rp16 yang kami sediakan di blog uanglama.com ini:

Untuk prosedur pembelian silakan dibaca di halaman yang ini.



Paket 16 Rupiah A
Terdiri atas:
- 1 keping Rp10 tahun 1979 (klik di sini untuk lihat detil uangnya)
- 1 keping Rp5 tahun 1979 (klik di sini untuk lihat detil uangnya)
- 1 keping Rp1 tahun 1971 (klik di sini untuk lihat detil uangnya)

Rp-Rp-Hemat Rp-!stok: H A B I S



Paket 16 Rupiah B
Terdiri atas:
- 3 keping Rp5 tahun 1979 (klik di sini untuk lihat detil uangnya)
- 1 keping Rp1 tahun 1971 (klik di sini untuk lihat detil uangnya)

Rp-Rp-Hemat Rp-!stok: H A B I S



Paket 16 Rupiah C
Terdiri atas:
- 1 keping Rp10 tahun 1971 (klik di sin…

Seni berburu uang lama: Mengatur napas, menyusun strategi

Wisnu Murti sedang menata dagangannya di Pasar Klitikhan Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta. FOTO: Rachmat Sujianto/Bisnis.com
MENGOLEKSI uang lama memang sangat mengasyikkan. Mengutip pendapat Wisnu Murti, kolektor senior sekaligus penjual uang lama di Pasar Klithikan Wirobrajan, Yogyakarta, letak keasyikannya adalah saat kita hendak melengkapi satu seri tapi ternyata ada satu pecahan yang sangat susah didapatkan. Kesabaran dalam berburu satu pecahan itulah yang membuat perburuan uang lama menjadi asyik dan menantang.

Bayangkan kalau kita sudah punya, katakanlah, seluruh seri Sudirman kecuali pecahan Rp10.000. Segala daya dan upaya pasti kita kerahkan untuk mencari satu denominasi dalam seri tersebut agar komplit. Yang bikin sulit, bagia sebagian besar kolektor pemula uang tersebut bukanlah uang murah. Maka harus pintar-pintar mencari uang dengan kondisi bagus tetapi harganya tidak terlalu menguras kantong.

Keasyikan lain mengoleksi uang lama bagi kolektor pemula adalah saat jumlah kol…

Tertarik jualan uang lama? Begini asyiknya jadi kolekdol

USAHA jual-beli uang lama sudah saya lakoni sejak pertengahan 2009. Tepatnya setelah saya melakukan liputan soal hobi koleksi uang jaman dulu alias numismatik ke sejumlah kolektor Jogja. Dari liputan itulah, lha kok, saya ikut-ikutan kecemplung menjadi kolektor kecil-kecilan, sekaligus juga pedagang kecil-kecilan.

Waktu itu saya buta sama sekali soal uang lama. Tapi saya langsung menemukan chemistry saat mendengarkan cerita Mas Panji Kumala di rumahnya di kawasan Sagan, kisah Pak Sugiarto berburu koin hingga menyelami lautan di Indonesia Timur, serta Pak Whisnu Murti di lapaknya di Pasar Klithikan, Wirobrajan.

Ketertarikan pada uang lama semakin bertambah setelah saya menemukan forum numismatis di Kaskus serta membaca-baca sejumlah referensi online. Satu hal yang membuat saya tertarik, mengoleksi uang lama ternyata bisa jadi instrumen investasi alternatif. Sama halnya menyimpan emas.

Sarana Investasi MenarikBegini penjelasan Mas Panji saat saya wawancarai untuk keperluan liputan di Har…

Pria ini buat sofa, meja, hingga boneka dari uang koin

CORAK grafis nan menarik yang tercetak pada uang membuat seorang pria asal Vermont, Amerika Serikat, tergerak untuk memanfaatkannya menjadi sebuah karya seni. Ya, pemilik sebuah galeri furnitur khusus ini membuat aneka macam benda dari uang, baik uang kertas maupun uang koin.

Sedikit mengundang perdebatan memang, mengingat uang adalah benda bernilai tinggi dan merupakan tanda pembayaran yang sah. Namun dalam perjalanannya Johnny Swing mendapat masukan yang membuatnya semakin yakin untuk terus menggunakan uang sebagai bahan baku produk-produknya.

Kini, ia dikenal sebagai bos furnitur koin.

Swing adalah lulusan sekolah seni Skidmore College di Saratoga Springs, New York. Ia juga sempat menempuh pendidikan di Skowhegan School of Painting and Sculpture, sebuah program residensi selama sembilan pekan bagi para peminat seni. Di sekolah yang dibentuk sejak 1946 itulah Swing mengasah kemampuan seni rupanya.

Awalnya Swing memproduksi berbagai furnitur dari kayu. Lalu dalam satu kesempatan ia …