Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2012

Uang Mahar: Rp5 Tahun 1968

Gambar depan (obverse):
Potret Jenderal Besar Sudirman tampak samping di sebelah kiri, perisai Pancasila dan tulisan "BANK INDONESIA" bersusun dari atas ke bawah dengan tulisan "LIMA RUPIAH" di tengah, bidang kosong berisi watermark di sebelah kiri. Bagian tengah dihiasi oleh ornamen hias sebagai latar belakang.

Tepat di bawah angka "LIMA RUPIAH" terdapat tulisan kecil "1968" yang merupakan angka tahun penerbitan uang, disusul tanda tangan Gubernur Bank Indonesia saat itu, Radius Prawironegoro, dan Direktur Soeksmono B. Martokoesoemo. Angka "5" yang merupakan nominal uang terdapat di setiap sudut uang. Di bagian luar desain uang ada tulisan "PN Percetakan Kebajoran IMP" yang merupakan nama perusahaan pencetak uang.

Gambar belakang (reverse):
Gambar suasana di sebuah proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dikelilingi gambar-gambar ornamen hias di sebelah kanan, bidang kosong dengan watermark dilengkapi hiasan o…

Mahar Uang Cantik untuk Mbak Uthie

MENJADIKAN pernikahan sebagai momen spesial rasanya hal yang wajar dilakukan setiap pasangan. Maka dari itu, semua yang berkaitan dengan pernikahan biasanya dibuat spesial. Mulai dari undangan, pesta resepsi, foto pre-wedding, desain undangan, juga mahar uang. Tentu saja, sebab pernikahan adalah episode terpenting dalam kehidupan seseorang.

Pernikahan merupakan gerbang menuju kehidupan yang sama sekali baru dari sebelumnya. Selain itu, pernikahan adalah momen terindah yang ingin selalu dikenang sepanjang hidup. Salah satu cara mengenang momen ini, selain dengan mengabadikannya lewat foto dan video, adalah dengan menghias mahar uang yang dipakai dalam prosesi ijab qabul.

Ini juga yang dilakukan pasangan Tri Wahyuningsih dan Wahyudin di Panongan, Tangerang. Dua sejoli yang melakukan pernikahan pada 25 April 2012 ini mengabadikan tanggal pernikahan mereka dalam bentuk uang lama bernominal Rp250.412,- (25.04.12). Ya, seluruhnya memakai uang lama, dengan rincian:

1 lembar uang lama pecahan …

Daftar Lengkap Uang Kertas Rp50 (1952-1968)

SEBAGAI pelengkap, setelah daftar lengkap uang kertas pecahan Rp100 (1945-1992), kini uanglama.com menghadirkan daftar lengkap uang kertas pecahan Rp50.

Tak seperti pecahan Rp100 yang banyak macamnya dan diterbitkan hingga tahun 1992, pecahan Rp50 hanya ada 7 macam.

Sejak mulai diterbitkan pada tahun 1952, uang kertas pecahan Rp50 terakhir kali diterbitkan pada tahun 1968 (Seri Sudirman). Setelah itu Bank Indonesia tak lagi menerbitkan uang kertas pecahan Rp50 sebab nilainya tak lagi signifikan.

Pecahan terkecil kemudian beralih ke pecahan Rp100 dan Rp50 dicetak dalam bentuk koin.

Sama seperti di daftar uang kertas pecahan Rp100 yang dipublikasikan Februari lalu, di sini juga tidak diberikan kisaran harga.

Alasannya, harga masing-masing uang sangat fluktuatif tergantung ketersediaan item di pasaran dan juga hukum permintaan. Lagipula harga biasanya juga tergantung kondisi, jadi saya rasa lebih baik tidak usah dicantumkan harga.

Oke, sebagai referensi, berikut daftar lengkap uang kerta…

Paket Koin 12 Rupiah Murah Meriah

MELENGKAPI Paket 12 Rupiah murah meriah versi uang kertas yang sampai saat ini menjadi best seller item di uanglama.com, mulai April 2012 kami sediakan pula Paket 12 Rupiah versi koin. Berita baiknya, soal harga Paket Koin 12 Rupiah sangat bersaing. Bayangkan, hanya dengan uang mulai dari Rp18.000 Anda sudah bisa mendapatkan koin lama senilai Rp12 untuk mahar.

Di mana lagi Anda bisa memperoleh paket uang mahar semurah ini kalau bukan di uanglama.com? Seperti halnya Paket 12 Rupiah kertas, paket koin ini juga terdiri atas 2 variasi, yakni 1 keping koin Rp10 plus 2 keping koin Rp1, dan 12 keping koin Rp1. Koin Rp10 sendiri ada 2 jenis, yakni tahun 1971 dan tahun 1979.

Paket koin 12 rupiah terdiri atas 3 jenis. Berikut gambar dan detilnya:



Paket Koin 12 Rupiah Aterdiri atas:
- 1 keping koin Rp10 tahun 1971
- 2 keping koin Rp1 tahun 1970

Rp18.000,-Hemat Rp5.500!stok: KOSONG
Paket Koin 12 Rupiah Bterdiri atas:
- 1 keping koin Rp10 tahun 1979
- 2 keping koin Rp1 tahun 1970

Rp23.000,-Hemat Rp5.0…

Kolektor Perfeksionis

SECARA umum seorang numismatis mengoleksi uang berdasarkan denominasi atau serinya. Maksudnya, yang jadi perhatian utama adalah nilai pecahan yang tertera di uang tersebut, lalu termasuk dalam seri apa. Kalau sudah dapat satu denominasi di seri tertentu, katakanlah uang wayang 10 Gulden, ya sudah. Selanjutnya kumpulkan seri atau denominasi lainnya dalam Seri Wayang.

Menariknya, ada segolongan kolektor yang sangat teliti dalam mengumpulkan uang. Tak hanya perbedaan denominasi dan seri, mereka juga memperhitungkan hal-hal detil yang bagi kebanyakan kolektor bukan perbedaan. Misalnya perbedaan tanda tangan atau warna pada uang dengan denominasi dan seri yang sama.

Untuk menunjukkan betapa detil perhatiannya terhadap uang-uang yang ia koleksi, saya sebut saja kolektor-kolektor seperti ini sebagai kolektor perfeksionis. Bayangkan, bahkan perbedaan tanda tangan pun diperhatikannya! Tak heran jika kolektor yang masuk kategori ini umumnya memiliki koleksi super lengkap.

Beda Tanda Tangan
Sebag…

Penyesuaian Harga Jual Uang Lama

TERHITUNG sejak awal April 2012 ini, UangLama.com memberlakukan penyesuaian harga terhadap sejumlah item. Hal ini dilakukan berkaitan dengan harga beli yang kami peroleh dari mitra, sehingga demi menjaga margin keuntungan kami pun harus menyesuaikan harga jual. Namun, jangan khawatir, kami tetap memperhatikan kepentingan calon pembeli. Karena itu, penyesuaian harga kami jamin tidak akan begitu mencolok. Sehingga Anda masih tetap mendapatkan uang lama termurah di UangLama.com.

Tidak seperti harga BBM di mana 'penyesuaian' berarti naiknya harga, penyesuaian ala UangLama.com adalah menaikkan atau malah menurunkan harga tergantung harga beli yang kami dapat. Jadi, ada sejumlah item yang harganya naik, tapi beberapa yang lain justru turun. Sekali lagi, ini menyesuaikan harga beli yang kami peroleh dari mitra.

Berikut daftar sejumlah item yang naik harganya:
- Rp1 tahun 1961, dari Rp8.000 menjadi Rp10.000/lembar
- Rp10 tahun 1959, dari Rp20.000 menjadi Rp25.000/lembar
- Paket 12 Rupi…