Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2012

Koin Rp10 Tahun 1979

Gambar depan (obverse):
Tulisan "BANK INDONESIA" melingkar dari sisi kiri-bawah hingga kanan-bawah, angka "10" besar di tengah bersama tulisan "RUPIAH" tepat di bawahnya. Paling bawah ada tulisan "1979" melengkung diapit dua bintang. Angka 1979 merupakan tahun terbit koin Rp10 ini.

Gambar belakang (reverse):
Tulisan "MENABUNG UNTUK MENUNJANG PEMBANGUNAN" melingkar di sisi terluar uang, gambar padi dan kapas melingkar setelah tulisan, dan gambar Tabanas "Tabungan Nasional" berada tepat di tengah-tengah lingkaran.

Tahun terbit:
1979, sesuai yang tertera di uang.

Bahan:
Alumunium

Ukuran:
? x ? mm.


Catatan: Mohon gunakan gambar di atas sebagai referensi/gambar contoh saja. Uang yang Anda terima bisa jadi memiliki perbedaan nomor seri dari yang tertera pada gambar di atas.

Koin Rp10 Tahun 1971

Gambar depan (obverse):
Tulisan "Rp10" dengan angka "10" jauh lebih besar dari tulisan "Rp" di tengah, gambar padi di bagian atasnya dan gambar kapas pada bagian bawahnya. Terdapat tulisan "TINGKATKAN PRODUKSI SANDANG PANGAN" melingkar dari tengah atas hingga ke sisi kiri-atas koin.

Gambar belakang (reverse):
Tulisan "BANK INDONESIA" melingkar dari sisi kiri-bawah hingga ke sisi kanan-bawah, angka "10" besar di tengah bersama tulisan "RUPIAH" tepat di bawahnya, plus tulisan "1971" yang merupakan tahun terbit diapit dua bintang pada bagian paling bawah.

Bahan:
Nikel

Tahun terbit:
1971, sesuai yang tertera di uang.

Diameter:
? x ? mm.


Catatan: Mohon gunakan gambar di atas sebagai referensi/gambar contoh saja. Uang yang Anda terima bisa jadi memiliki perbedaan nomor seri dari yang tertera pada gambar di atas.

Di Mana Membeli Uang Lama?

HOBI mengoleksi benda lawas semacam uang lama tentu lekat dengan aktivitas ‘berburu’. Maklum saja, benda kuno seperti uang lama memang tak mudah ditemui. Selain barangnya langka, penjualnya pun tak banyak. Karena itu kolektor dituntut memiliki kesabaran ekstra dalam melengkapi koleksinya.

Ambil contoh Pasar Klithikan Pakuncen di daerah Wirobrajan, Yogyakarta. Dari sekian puluh pedagang di pasar itu, lapak yang khusus menyediakan uang lama hanya ada satu. Di utara Pasar Beringharjo, masih di Yogyakarta, jumlahnya agak banyak. Namun yang khusus berjualan uang lama bisa dihitung dengan jari satu tangan.

Sedikitnya jumlah pedagang uang lama di satu kota membuat kolektor musti membuka mata dan memasang telinga lebar-lebar. Mereka tak boleh terpaku hanya di satu kota saja. Jika uang yang dicari tak bisa ditemui di kotanya, kolektor mau tidak mau harus berburu ke luar kota. Bahkan tak jarang hingga ke luar negeri. Bayangkan sendiri berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan seorang kolektor …

Mengenal Perancang Uang

UANG sebenarnya bisa dikatakan sebagai sebuah karya seni. Lihat saja, uang dicetak dengan desain dan grafis menarik. Desainer atau perancang uang (disebut dengan istilah delinavit), rasanya sangat layak dimasukkan dalam kelompok seniman.

Wajar saja, mengingat uang-uang hasil desain mereka begitu indah. Tak beda dengan sebuah lukisan karya pelukis terkenal. Siapa yang tak mengagumi keindahan gambar uang Rp10.000 tahun 1975 atau biasa disebut sebagai uang barong?

Sebagian besar uang kertas Indonesia yang terbit antara tahun 1952 hingga 1988 mencantumkan nama desainer uang tersebut. Keterangan tersebut dapat dilihat di bagian muka uang, tepatnya di sebelah kiri bawah. Nama desainer tertulis dalam huruf kapital dan diikuti dengan tulisan "DEL.", yang merupakan singkatan dari "Delinavit" alias perancang uang. Dengan demikian kita jadi tahu siapa nama perancang uang yang kita gunakan sehari-hari.

Adapun uang pecahan Rp5 dan Rp10 tahun 1950 (era Republik Indonesia Serikat…

Koin Rp1 Tahun 1970

Gambar depan (obverse):
Gambar seekor burung Sikatan di bawah tulisan 'Rp1' dengan tulisan angka '1' jauh lebih besar dari tulisan "Rp" yang merupakan singkatan dari Rupiah.

Gambar belakang (reverse):
Tulisan 'Bank Indonesia' melingkar di bagian atas, angka '1' besar di tengah-tengah koin dan angka tahun '1970' diapit dua bintang tepat di bawahnya.

Tahun terbit:
1 Januari 1970. Pada uang hanya tertera angka "1970" yang terdapat pada bagian belakang koin.

Bahan:
Alumunium

Diameter:
? x ? mm.


Catatan: Mohon gunakan gambar di atas sebagai referensi/gambar contoh saja. Uang yang Anda terima bisa jadi memiliki perbedaan nomor seri dari yang tertera pada gambar di atas.