Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2011

Soegiarto, Rajanya Koin Kuno

COBA bandingkan tampilan uang kertas dengan koin, rasanya uang kertas lebih menarik dipandang. Gambar-gambar di uang kertas cantik serta berwarna-warni, sedangkan koin hanya berupa gambar timbul yang warnanya sama dengan bahannya. Kalau uangnya dibuat dari campuran perak, warna gambarnya ya hanya warna perak.

Lalu bandingkan pula cara penyimpanan kedua jenis uang ini. Uang kertas yang ringan bisa ditata rapi di album dan disimpan bertumpuk-tumpuk. Sedangkan meyimpan koin butuh perlakuan khusus agar tampilannya tetap bagus. Karena itulah kebanyakan kolektor uang lama lebih tertarik pada uang kertas. Karena itu pula tak banyak numismatis yang paham betul tentang koin.

Diantara yang sedikit itu adalah Soegiarto. Kolektor senior kelahiran Bandung ini telah diakui di kalangan numismatis Yogyakarta, Bandung dan Jakarta sebagai rajanya koin kuno. Ajukan pertanyaan apa saja seputar uang kuno, ia akan dengan sangat mudah menjelaskannya secara lancar dan terperinci. Dan, bisa dipastikan Anda di…

Penipuan di Dunia Numismatik

SEJAK meluncurkan blogstore UangLama.com pada pertengahan 2009 lalu, saya sering mendapat email, SMS, bahkan telepon aneh-aneh. Bagaimana anehnya? Sebagai contoh, ada seseorang menelepon menanyakan uang kertas Rp100 tahun 1974. Tanpa membuka katalog pun saya ingat betul kalau uang yang ditanyakan itu tidak ada. Tapi si Bapak ngeyel. Ia bahkan berpesan untuk segera menghubunginya bila saya sudah dapat uang yang dimaksud.

Lalu ada lagi seorang bapak dari Kalimantan menanyakan uang pecahan Rp100 tahun 1992 bergambar kapal layar. Mulanya saya kira yang dimaksud uang Rp100 bergambar perahu phinisi. Tapi ternyata ia benar-benar mencari Rp100 bergambar kapal layar, bukan perahu phinisi. Usut punya usut, rupanya si Bapak mendapat info kalau bisa memperoleh uang itu bakal kaya raya karena selembar dihargai jutaan rupiah.

Alhasil, si bapak pun sempat merugi setelah terlanjur membeli 10 gepok/bendel uang Rp100 tahun 1992 yang dikiranya uang kapal layar.

Pak Wisnu, kolektor senior sekaligus penju…

Kolektor Spesialis

Dokter spesialis, itu sudah biasa. Bagaimana dengan kolektor atau numismatis spesialis? Jangan salah. Dalam dunia numismatik juga ada semacam spesialisasi di kalangan para kolektor. Kita sebut saja kolektor semacam ini sebagai kolektor spesialis.

Ya, seorang kolektor bisa dipastikan memiliki kecenderungan untuk lebih fokus mengoleksi uang lama berdasarkan seri atau jaman tertentu. Dengan alasan masing-masing, sang kolektor merasa lebih bergairah untuk memburu uang-uang lama yang paling disenanginya.

Lumrah Terjadi
Spesialisasi seperti ini bisa dibilang hal lumrah. Karena latar belakang dan selera masing-masing kolektor berbeda, tak heran jika kecenderungannya terhadap uang lama yang dikoleksi pun berbeda-beda pula.

Ambil contoh Panji Kumala. Kolektor muda asal Yogyakarta ini mengaku paling suka Seri Soedirman. Karena itu koleksi uang lamanya didominasi oleh uang kertas bergambar jenderal besar tersebut. Seri itu pula yang paling komplit diantara koleksi-koleksinya yang lain.

Kesukaan P…

Belajar Sejarah lewat Uang Lama

NAMANYA Panji Kumala. Usianya masih muda, baru menginjak kepala tiga. Namun hobinya di luar kebiasaan orang-orang muda seusianya, yakni mengoleksi uang lama. Hobi tersebut sudah ia jalani sejak Mei 2008. Ia bahkan masih ingat betul tanggal persisnya mulai mengoleksi uang lama: 8 Mei 2008.

Hanya berselang setahun kemudian koleksi Panji sudah terbilang lengkap. Saat berbincang-bincang dengan Eko Nurhuda dari uanglama.com di kediamannya yang terletak di kawasan Mrican, Yogyakarta, Rabu (20/5/2009), tak lupa ia menunjukkan koleksi-koleksinya.

Waktu itu ia mengeluarkan tiga album besar, salah satunya berisi uang lama seri Soedirman lengkap. Selain itu ada pula beberapa kotak yang salah satunya berisi uang lama jaman pendudukan Jepang. Rupanya uang Jepang tersebut item andalannya di situs lelang eBay.

Berawal dari eBay
"Koleksi saya yang tertua berumur 2000 tahun," katanya. Uang berusia dua abad tersebut berbentuk sebuah koin yang dipakai sebagai alat tukar di daerah Timur Tengah p…