Langsung ke konten utama

Tentang Kami



ETIKA dan norma dalam dunia jual-beli di Indonesia masih jadi persoalan besar. Masih banyak oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan internet untuk meraup keuntungan pribadi. Pura-pura menjual barang, tapi setelah uang ditransfer barang tak kunjung datang. Tak jarang nomor yang semula aktif jadi tak bisa dihubungi lagi. Maka, tak heran jika banyak orang Indonesia masih ragu-ragu saat hendak melakukan transaksi online.

Sebenarnya, ada satu cara mudah untuk menghindari upaya penipuan di internet. Kuncinya adalah, kenali dengan siapa Anda bertransaksi. Saat mengunjungi sebuah toko online, lihat siapa dibalik toko online tersebut. Apakah sebuah perusahaan bonafit, sebuah toko kecil, atau malah hanya perorangan. Tidak masalah siapa yang mengoperasikan toko online tersebut, kuncinya adalah Anda tahu persis seberapa bisa dipercaya orang dibaliknya. Biarpun hanya perorangan, kalau ia seorang yang kredibel dan punya reputasi baik tentu tak ada masalah.

Perkenalkan, saya Eko Nurhuda. Sejak pertama kali mengoperasikan blogstore uanglama.com ini, entah sudah berapa kali saya dicurigai sebagai penipu. Mulai dari yang terang-terangan bilang "Maaf, aku tak mau kamu tipu," sampai yang secara halus mengatakan "Maaf, nomor rekeningnya gak salah tuh? Saya gak pernah tahu ada rekening seperti itu?". Ada juga yang bilang, "Barangnya beneran dikirim nggak sih? Kok belum sampe-sampe juga ya?" Kutipan-kutipan itu semuanya pernah ditujukan pada saya, entah berapa banyak lagi yang tidak saya ingat.

Nah, kalau Anda masih ragu berbelanja di sini, coba cari tahu dulu siapa orang di balik uanglama.com. Di foto di atas, saya bersama istri dan anak-anak baru saja mendarat di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi, saat hendak mudik ke Sungai Bahar, Kab. Muaro Jambi, pada Ramadhan tahun 2014.

Uanglama.com adalah blogstore alias toko online DIANDRA Wedding Accessories, sebuah usaha jual-beli uang lama (juga jasa pembuatan mahar uang) yang dikelola oleh seorang penulis lepas sekaligus hobiis uang lama; Eko Nurhuda. Sebagai blogger nama saya sudah tak asing lagi di kalangan blogger lokal. Saya sempat menulis sebuah ebook fenomenal pertengahan 2008, judulnya Panduan SponsoredReviews untuk Pemula (klik di sini untuk melacaknya di Google). Ebook ini diunduh ribuan kali sepanjang akhir 2008 saja.

Desember 2008, saya bergabung sebagai wartawan di sebuah mingguan lokal Jogja bernama Malioboro Ekspres. Lalu sepanjang Maret-Juni 2009 saya sempat menjadi wartawan magang di Harian Jogja, koran lokal Jogja anggota jaringan Bisnis Indonesia. Selepas dari Harian Jogja itulah saya mulai merintis blogstore uanglama.com ini.

Penghujung 2009 saya mulai menulis buku. Alhamdulillah, 2 buku pertama saya terbit sekaligus di bulan Februari 2010. Judulnya, 7 Langkah Mudah Mencari Uang Lewat Blog (Gara Ilmu, Jogja) dan 10 Cara Efektif Mencari Uang dengan Blog Berbahasa Indonesia (iN-Books, Jogja). Setelah sempat vakum selama hampir dua tahun, Februari 2012 ini 2 buku saya kembali terbit. Judulnya, Jangan Ngaku Blogger Kalau Nggak Bisa Nulis Buku! dan Sepak Bola Itu Lucu... (keduanya diterbitkan Damar Panuluh Press, Pemalang). Lihat daftar buku-buku karya saya di GoodReads.com.

Kalau Anda penyuka sepak bola dan pernah membaca tabloid BOLA, nama saya sering sekali muncul di tabloid olahraga terkemuka itu sejak pertengahan 2003. Tulisan terbaru saya di BOLA adalah Liverpool, Kaca Benggala Timnas Indonesia, dimuat di rubrik Oposan Harian BOLA edisi Jumat, 19 Juli 2013. Bukan bermaksud sombong, sejak Desember 2010 tulisan saya berkali-kali dimuat di rubrik tersebut. Saya juga sudah sangat sering mendapat kaos dari BOLA karena tulisan saya sering menjadi pilihan redaksi.

Ketika orang ramai-ramai mengelu-elukan Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim di Piala AFF 2010, saya malah membuat tulisan berjudul Naturalisasi Bukan Solusi. Itulah tulisan pertama saya yang dimuat di rubrik Oposan, rubrik yang baru dibuka pertengahan 2010. Berikut gambarnya:


Tulisan saya di BOLA No. 2.134, Kamis-Jumat 16-17 Desember 2010.

Oya, nama saya juga sempat muncul di situs berita detikSport. Coba lihat nama penulis artikel Pemain Asing dan Prestasi Timnas yang dimuat pada 25 Oktober 2011 dan Brendan Rodgers: Football Genius atau Hanya Beruntung? yang dimuat pada 21 November 2014. Di majalah BolaVaganza nama saya juga pernah muncul. Di edisi Oktober 2011, tulisan saya yang berjudul Reformasi 1998 dan Reformasi PSSI dimuat, lengkap dengan foto, nama lengkap, juga alamat blog pribadi saya.

TERBARU: November 2014, surat kabar Bisnis Indonesia membuat sebuah liputan tentang numismatik di mana saya dan uanglama.com jadi referensi utama. Hasil liputan tersebut sudah kami publikasikan ulang di sini. Klik saja untuk membacanya.

Saya juga aktif di YouTube, membuat video tentang apa saja yang menarik hati saya. Salah satu contohnya video tentang warung bakso di bawah ini.



Ringkasnya, Anda bisa mencari tahu siapa saya dengan melakukan pencarian di Google. Klik di sini untuk mengetahui apa kata Google tentang saya. Selain Google, sejumlah situs ternama lain juga bisa dijadikan rujukan untuk mencari tahu siapa saya.

Untuk membaca-baca buah pikiran saya sebagai seorang blogger, silakan kunjungi blog pribadi saya, bungeko.com. Di sana Anda bisa melihat contoh karya saya, juga berbagai penghargaan yang pernah saya dapatkan sebagai blogger. Untuk membaca-baca tulisan saya seputar sepak bola, silakan kunjungi Kompasiana.com. Saya juga suka jalan-jalan, silakan baca reportase wisata saya di detikTravel.

Halaman ini dibuat bukan untuk meyakinkan Anda, kami hanya menginformasikan siapa kami kepada Anda. Yakin tidak yakin, beli tidak beli, itu keputusan Anda. Tidak ada masalah dengan kami.
Terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri Rp100 Perahu Layar

Daftar Lengkap Uang Kertas Rp100 (1945-1992)

Rp500 Tahun 1992, Uang Orangutan

Kontak Kami